Selasa, 28 Juni 2011

RIweuh KKN

Carita Anak-Anak Riweuh

         Perjalanan KKN gelombang kedua Tahun 2011 telah dimulai. Inilah sebuah sejarah dalam Hidup anak-anak Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati,,,,,     hahahahahahaaha............................Brumm Brummm,,,Bldugggggggg....    
 
             Hiuk pikuk kampus yang begitu banjir dengan Mahasiswa yang akan berangkat ketempat KKN masing-masing namum untuk kelompok Riweu 46 belum juga mendapatkan mobil untuk keberangkatan, padahal barang-barang sudah numpuk seakan-akan seperi  tumpukkan barang yang menggunung. padahal kelompok lain sudah berangkat untuk ke lokasi masing-masing dimana mereka akan memperjuangkan nasib masyarakat yang mereka jadikan objek KKN.
Huffffffffffttttt,,,celoteh salah seorang,,,,, gimana neh,,, jadi KKN kaga,,,koq ga dateng2 mobilnya.

               Namun akhirnya setelah sekian lama menunggu mobil, akhirnya tumpangan kami itu datang juga,,,,,,, alhamdulilllah,,,, jadi KKN cuyyyyy,,,,,

setiba di tempat KAmi tidak melakukan kegiatan lagi selain beristirahat,,,,,,,

Oia, sedikit cerita neh tentang desa cengal,,,,
Informan : Bpk. Dudi Rika Wahyudi,

        Desa Cengal adalah nama suatu desa di kecamatan japara kab. kuningan yang mempunyai 7 dusun yang desanya dikepalai oleh bpk. Dudi Rika Wahyudi seoang lulusan kampus Unswagati Fakultas Pertanian yang mempunyai banyak pengalaman didalam organisai ketika menjadi mahasiswa bahkan beliau sempat menjadi Ketua BEM Unswagati. sebenarnya desa ini sangat potensial dalam bidang parawisata yaitu berupa sumber air panas yang berada di salah satu dusun desa tersebut, namun sayang sekali tidak ada yang mengelolanya dengan baik sehingga potensi itu seakan-akan tertutup oleh atmosfer yang terbelenggu oleh ketidak berdayaan entah dari pihak pemerintah maupun swasta.


                                                                                                                            Rabu, 29 Juni 2011


                                                                                                                                Puncak Manik,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar